Selamat Datang di Blog "Adventuring To Lampung - Lampung Surganya Pantai Indah"
Bookmark and Share

Sabtu, 17 April 2010

Kaos Helau Siap Menjadi Kebanggaan Anak Muda Lampung

Satu lagi merek kaos khas Provinsi Lampung muncul ke permukaan. Kaos atau T-Shirt khas Lampung ini bernama "Kaos Helau". Merek Kaos Helau yang didalam bahasa Indonesia berarti Kaos Bagus ini sengaja dibuat untuk dapat menyaingi merek-merek terkenal yang ada di daerah lain di Indonesia seperti Joger, Dagadu, C59, Gajeboh, dan lainnya. Selama ini memang belum ada merek kaos yang berasal dari daerah Lampung yang dapat menyaingi merek-merek kaos yang berasal dari daerah lainnya di pangsa pasar nasional. Dengan jargon "Kawai ni Ulun Lampung, Kaos Tembeli Lain Temaling", Kaos Helau diharapkan mampu bersaing dengan merek-merek kaos lain yang telah terlebih dahulu eksis di pasaran nasional. Untuk merebut hati konsumen kaos di daerah Lampung, Kaos Helau telah membuat sedikitnya 14 desain kaos yang bercirikan daerah Lampung. Untuk kedepannya, Kaos Helau berencana menambah koleksi desainnya yang beda dari lainnya namun tetap mengutamakan ciri khas daerah Lampung.





Untuk melihat desain lainnya, klik disini. Sedangkan untuk pemesanan bisa menghubungi Lidya Dwi Jayanti (081272004422) via telepon maupun sms.

Selasa, 23 Maret 2010

Islamic Center Sukadana Lampung Timur Termegah di Pulau Sumatra

Pemerintah Lampung Timur patut berbangga atas prestasinya membangun Islamic Center termegah di Pulau Sumatra. Kompleks pusat pembinaan Islam (Islamic Centre) yang terletak di Kecamatan Sukadana atau kurang lebih 80 KM dari Kota Bandar Lampung ini memiliki beberapa bagian yaitu masjid, asrama haji, dan berbagai sarana pendukungnya. Islamic Centre kebanggaan masyarakat Kabupaten Lampung Timur itu dibangun dengan kondisi bentuk dan fasilitas yang cukup mewah, bahkan dilaporkan menjadi yang paling megah di seluruh Pulau Sumatera, dibangun melalui dana APBD selama beberapa tahun anggaran sebesar Rp38,5 miliar pada areal sekitar 35 hektare.

Kini Islamic Center Sukadana ini kurang lebih hanyalah gedung biasa yang jarang dipakai dan kurang perawatan. Beberapa bagian gedung yang belum selesai pengerjaannya juga menjadi pemandangan yang kurang sedap dilihat. Jalan-jalan disekitar komplek pun mulai rusak karena kurangnya perawatan. Komplek pusat pengembangan Islam ini akan ramai jika sore menjelang, pemuda-pemudi wilayah sekitar Sukadana memanfaatkan tempat ini sebagai tempat "nongkrong" di sore hari. Seharusnya ini menjadi perhatian pemerintah setempat untuk dapat segera menyelesaikan pembangunan beberapa gedung yang belum rampung dibangun, karena dana APBD yang telah dipakai tidaklah sedikit jumlahnya. Sehingga masyarakat Lampung Timur dapat memaksimalkan penggunaan dari Komplek pengembangan Islam ini.

Senin, 22 Maret 2010

Antara Gajah dan Masyarakat Desa Tegal Yoso Kecamatan Purbolinggo Lampung Timur

Mendengar nama Desa Tegal Yoso tentunya akan terasa asing ditelinga kita. Desa Tegal Yoso adalah desa yang terletak di Kecamatan Purbolinggo Kabupaten Lampung Timur yang berbatasan langsung dengan kawasan hutan Taman Nasional Way Kambas (TNWK). Penduduk desa ini adalah transmigran yang berasal dari daerah Solo, Kebumen, Pasundan, dan Jawa Timur. Sebagian besar penduduk disini bermata pencaharian sebagai petani. Area persawahan dan perkebunan mendominasi sebagian besar kawasan di desa ini.

Sebagai desa yang letaknya berbatasan langsung dengan TNWK dan hanya di batasi oleh sungai kecil, tentunya resiko yang sangat besar menanti penduduk sekitar adalah serangan gajah. Ya memang benar, selama ini yang menjadi ketakutan paling besar warga Dusun V (Lima) Desa Tegal Yoso adalah serangan kawanan gajah liar dari TNWK yang menyerang lahan pertanian maupun perkebunannya. Jika musim panen tiba, siang dan malam penduduk sekitar berjaga-jaga diareal sawah maupun kebunnya menanti serangan kawanan gajah yang tak tentu datangnya. Sebagai contoh baru-baru ini pada jumat (19/03) malam, penyerangan oleh gajah pun terjadi.

Kerusakan hutan di kawasan TNWK merupakan salah satu faktor kunci yang menyebabkan terjadinya penyerangan gajah liar ke desa-desa sekitar kawasan. Penyebabnya adalah pembalakan liar dan besar-besaran oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Ini dibuktikan dengan banyaknya ditemukan sisa-sisa penebangan pohon oleh alat mesin, selain itu juga terdapat jalan yang cukup besar yang terdapat di dalam kawasan TNWK. Hal ini tentunya perlu menjadi perhatian khusus bagi pemerintah setempat. Aspirasi yang selama ini dilontarkan oleh penduduk yang tinggal disekitar kawasan hutan TNWK belum sepenunya dapat direlisasikan oleh pemerintah setempat. 

Sebenarnya pemerintah setempat telah berupaya membatasi ruang gerak gajah dengan membangun tiang-tiang yang di sambungkan dengan kawat listrik. Namun hal itu tidak berjalan dengan baik, karena tiang-tiang penghalang itu dirusak oleh kawanan gajah. Upaya lain yang dilakukan oleh pemerintah setempat yaitu membangun kanal-kanal penghalang gajah. Namun pembangunan kanal-kanal ini hanya beroperasi disebagian desa yang terletak di Kecamatan Way Jepara, itupun pembangunannya dimulai pada bulan Mei ini.

Total Tayangan Halaman