Selamat Datang di Blog "Adventuring To Lampung - Lampung Surganya Pantai Indah"
Bookmark and Share

Minggu, 21 Februari 2010

"Kawoz Demon" Kaos Oblong Khas Lampung

Mayarakat Lampung kini tak perlu lagi bingung untuk mencari T-Shirt khas provinsi Lampung. Rabu (17/2) Kawoz Demon (KD), T-shirt khas Lampung diluncurkan di gedung PKK Bandar Lampung. Peluncuran Kawoz Demon yang diresmikan oleh Wali Kota Bandar Lampung ini diharapkan mampu menyaingi merek-merek kaus oblong terkenal lainnya seperti C59 di Bandung, Dagadu di Jogjakarta, serta Joger di Bali. Di daerah lain, juga ada kaus oblong yang identik dengan daerah itu, meski tak setenar tiga merek di atas. Seperti Cak Cuk Suroboyo dari Surabaya, Nyenyes dari Palembang, serta Begenjoh dari Tenggarong, Kutai Kartanegara. 

Menurut Dana E Rachmat, sang pencipta, Kawoz Demon berasal dari bahasa Lampung yang berarti Kaus Cinta. Ia mengaku, ide membuat kaus oblong khas Lampung tersebut sudah ada sejak lama. Saat itu dirinya masih berstatus mahasiswa Universitas Lampung (Unila) pada 1984. Awalnya, Dana berniat memasukkan ornamen-ornamen khas Lampung, seperti corak kain tapis pada kaus oblong ciptaannya tersebut. Kawoz Demon Lampung mempunyai empat desain awal dan sebuah desain khusus. Empat desain awal tersebut, yakni Nuwo Ghacak, Sudut Kota, Mr. Liman, dan Menara Siger. Namun, ia mengaku masih belum pasti apakah akan benar-benar menerapkannya. Pasalnya, masih banyak konsep yang melayang-layang di kepalanya. Untuk saat ini, gambar di kaus oblong KD memilih tema sudut-sudut kota di Lampung. Ada enam desain gambar di kaus oblong KD yang diciptakan dalam acara peluncuran tersebut, serta ada seribu kaus KD yang dibagikan. Dana optimistis KD akan bisa semakin eksis dan populer di Indonesia, seperti halnya Dagadu dan Joger yang telah jauh lebih dulu muncul.

sumber : Harian Tribun Lampung 

Kamis, 21 Januari 2010

Wira Garden " The Virgin of Batu Putu "



Wira Garden atau Taman Wira Garden adalah salah satu tempat rekreasi baru yang ada di Bandar Lampung. Tempat rekreasi alam ini terletak di Batu Putu, Sukadanaham. Sebagai tempat wisata alam yang baru, Taman Wira Garden belum begitu dikenal oleh masyarakat Bandar Lampung.

Menjadi salah satu dari sekian banyak nya tempat wisata alam yang ada disini, Wira Garden masih kalah pamor oleh Kampung Wisata Tabek Indah, Taman Wisata Lembah Hijau, maupun Zona 235 yang lebih dahulu didirikan. Meskipun demikian, tempat ini masih punya kelebihan dibanding yang lain, karena tempat ini ditata sebegitu murninya dan tentunya karena tempat ini masih sepi pengunjung sehingga masih dapat dinikmati sebagai tempat rekreasi alam.

Di taman yang memakai slogan "The Virgin of Batu Putu" ini terdapat beberapa cottage dan aula sebagai tempat menginap dan rapat. Terdapat pula area yang luas disediakan untuk tempat berkemah, selain itu masih ada sungai asli dan bukan buatan yang letaknya tak begitu jauh dari area perkemahan. Mungkin sudah saatnya kita melirik Taman Wira Garden sebagai tempat rekreasi keluarga yang baru di kota Bandar Lampung ini.

Senin, 07 Desember 2009

Manusia Tertinggi di Dunia Asal Lampung


Suparwono (24) itulah nama aslinya. Pria asal SP 8 Gunung Agung, Tulang Bawang Lampung ini memiliki tinggi badan yang cukup spektakuler. Dengan tinggi 270 cm dan berat badan 130 kg, ia menjadi manusia tertinggi didunia. Anak keempat dari lima bersaudara ini adalah buah pernikahan dari Sugito dan Siti Aisah. Wono, sapaan akrab dari Suparwono ini kemarin siang tiba di kantor Gubernur Lampung untuk beraudiensi dengan Bang Oedin, sapaan akrab untuk Gubernur Lampung.

Pria berambut ikal yang memakai sepatu berukuran 64 ini tiba dikantor Gubernur bersama tiga kerabatnya. Sampai disana ia pun langsung menjadi perhatian para pegawai dan terpaksa menjadi artis sehari karena banyak yang meminta foto bersamanya. Alhasil Wono terpaksa meladeni para fans yang ingin berfoto bersamanya.

Sang "Manusia Gajah" ini memilki cita-cita untuk menjadi pemain basket handal seperti pujaannya pemain NBA Shaq O'Neill. Memang dahulu tahun 2004 sampai 2006 ia sempat merasakan menjadi pemain basket disalah satu klub di Surabaya. Namun, Ia tak bisa melanjutkan cita-citanya itu karena cidera lutut parah.

Dengan adanya manusia tertinggi di dunia ini, di Bumi Ruwa Jurai Lampung, diharapkan ia mampu mengangkat pariwisata Lampung seiring dengan adanya Visit Lampung Year 2009.

Sumber : Radar Lampung

Total Tayangan Halaman