Selamat Datang di Blog "Adventuring To Lampung - Lampung Surganya Pantai Indah"
Bookmark and Share

Jumat, 14 Agustus 2015

INFO: 4 tahun berdiri, pendapatan J Stadium sudah menutup biaya pembangunan

130 juta Euro atau Rp. 2.015.000.000.000 adalah biaya pembuatan Juventus Stadium yang diresmikan 2011 lalu. Selama 4 tahun, J Stadium sudah meningkatkan pendapatan Juventus dari sisi pemasukan dari tiket. Sebuah hal yang tak didapat saat masih mendiami Stadion Olimpico Turin yang hanya sekitar 10 juta Euro per musim. Di pertengahan 2015 ini, J Stadium sudah menghasilkan dana 150 juta Euro atau 37,5 juta Euro per musim. Jumlah itu sudah menutupi biaya pembangunan bahkan surplus 20 juta Euro. Pada musim ini, manajemen Juventus menargetkan bisa meraih keuntungan 50 juta Euro.


Sabtu, 05 Januari 2013

Pantai Tanjung Setia Surganya Surfer Dunia

Satu lagi pengalaman saya mengunjungi pantai indah dari Propinsi Lampung, mempertegas saya kalo Lampung surganya pantai indah. Letaknya diujung paling barat Propinsi Lampung, berjarak kurang lebih 273 km atau 7 jam perjalanan darat dari Kota Bandar Lampung. Pantai yang terletak di desa Tanjung Setia, Kabupaten Lampung Barat ini menjadi surga bagi para pecinta olahraga surfing, diving, maupun para mancing mania. Pantai Tanjung Setia itulah namanya, pantai yang mulai dikenal oleh wisatawan mancanegara karena kealamiannya. 

Pantainya berpasir putih dan memiliki ombak yg cukup besar karena terhampar di Samudra Hindia cukup menantang bagi para surfer dunia. Pantai ini tidak begitu cocok untuk rekreasi keluarga karena ombaknya tidak bisa untuk dipakai berenang, tetapi masih banyak hal lain yang dapat kita nikmati disana sebagai pembuktian ciptaan Ilahi.

Menuju ke Pantai Tanjung Setia bisa ditempuh melalui 2 jalur, yang pertama lewat jalur pesisir barat Kabupaten Tanggamus, dan yang kedua lewat jalan memutar dari lintas tengah menuju Liwa, ibukota Kabupaten Lampung Barat. Perjalan menuju pantai, kita akan disuguhi jalan lintas membelah gunung kawasan dan berkelok-kelok khas dari Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS).

Pantai Tanjung Setia selain terkenal akan keindahan pantainya, ternyata juga menyuguhkan pemandangan matahari terbenam (sunset) yang tidak kalah indah dari pantai-pantai yang terletak di Bali. So, bagi anda yang belum pernah kesana, saya sarankan masukan daftar kunjungan wisata anda sekarang juga, karena pantai ini masih alami dan belum begitu banyak dikunjungi orang.

Jumat, 04 Januari 2013

Ini toh Teluk Kiluan yang mendunia...

Lama sudah gk menulis di blog ini.. rada kangen juga.. hehehe

Kali ini saya mau membagi pengalaman saya yang baru saja refreshing ke Teluk Kiluan yg sudah mendunia itu.. (maaf agak lebay). Awalnya sih karena penasaran ke teluk yang biasa masuk tipi karena bisa liat lumba-lumba itu, tapi pas diajakin teman-teman kesana, saya gk bisa menolak. Letak nya cukup jauh dari tempat tinggal saya yang di Bandar Lampung, butuh waktu skitar 3 jam menggunakan kendaraan bermotor perjalanan untuk mencapai Teluk Kiluan yang terletak di Kelumbayan Kabupaten Tanggamus. Medan yang cukup sulit untuk menempuh kesana, karena akses jalan yg rusak. Banyak jalan berlubang, belum lagi kelok atau tikungan-tikungan yang tajam cukup menguras tenaga dan pikiran karena butuh konsentrasi penuh bila kesana.

Selama ini, saya hanya mendengar Teluk Kiluan lewat media masa maupun cerita orang-orang yang pernah kesana, nah sekarang saya buktikan sendiri nih kebenarannya. Keindahan pantainya dan bisa melihat lumba-lumba secara alami menjadi daya tarik teluk ini. Berwisata kesana ternyata cukup murah kok, gak perlu bawa duit banyak kita bisa dapat liburan yang menyenangkan, jika membawa kendaraan bermotor tidak sampai mengeluarkan uang lebih dari seratus ribu rupiah. Biaya parkir motor hanya 15 ribu rupiah jika bermalam, biaya menyebrang kapal hanya 10 ribu per orang, dan sampai di pulau hanya mengeluarkan 5 ribu untuk biaya kebersihan. Bermalam di pulau kiluan ada 2 jenis pilihan, kita menyewa cottage atau menyewa tenda biasa. Bagi para pelancong yang minim dana sih saya saranin sewa tenda aja, hanya dengan 60 ribu permalam, dibanding sewa cottage yang mencapai 450 ribu semalam.

Bagi yang penasaran liat lumba-lumba, kita bisa janjian kok dengan nahkoda kapalnya dengan biaya Rp. 250.000,- / 3 Orang, karena untuk melihat lumba-lumba, itu harus subuh sekitar jam 5.30 sampai jam 7 pagi, jadi otomatis yang pengen lihat lumba-lumba mesti bermalam disana. oke deh, cukup dulu bagi-bagi pengalamannya, bagi yang belum pernah kesana, kita bisa sharing kok, tinggalin komen aja.. :)

Total Tayangan Laman